Tutorial Lengkap Membuat Splat Art Digital Menggunakan Procreate
Tutorial Lengkap Membuat Splat Art Digital Menggunakan Procreate (Step-by-Step untuk Pemula)
Pendahuluan
Procreate adalah salah satu aplikasi ilustrasi digital paling populer saat ini, terutama di kalangan digital artist, ilustrator, dan street art creator. Dengan brush yang fleksibel dan workflow yang intuitif, Procreate sangat cocok digunakan untuk membuat splat art digital yang ekspresif dan penuh karakter.
Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara membuat splat art digital di Procreate dari nol, mulai dari persiapan canvas, pemilihan brush, teknik layering, hingga finishing agar hasil terlihat profesional.
Apa yang Dibutuhkan Sebelum Mulai
Sebelum masuk ke tutorial, pastikan kamu sudah menyiapkan:
- iPad + Apple Pencil
- Aplikasi Procreate (versi terbaru)
- Sedikit pemahaman dasar layer dan brush
- Mood eksplorasi (karena splat art itu bebas 😄)
Langkah 1: Membuat Canvas yang Tepat
- Buka Procreate → Create New Canvas
- Rekomendasi ukuran:
- 3000 × 2000 px (landscape)
- 300 DPI (aman untuk cetak & web)
- Color Profile: RGB (sRGB)
Canvas landscape cocok untuk:
- Header blog
- Poster
- Thumbnail artikel
Langkah 2: Menentukan Konsep & Warna
Splat art memang terlihat acak, tapi tetap butuh konsep.
Tentukan terlebih dahulu:
- Tema: street, neon, urban, dark, playful
- Warna utama: 2–3 warna dominan
- Warna aksen: 1–2 warna kontras
💡 Tips:
Gunakan warna neon (cyan, magenta, lime, orange) agar splat terlihat "hidup".
Langkah 3: Memilih Brush Splat di Procreate
Procreate sudah punya brush bawaan, tapi kamu juga bisa menambahkan brush splat eksternal.
Brush bawaan yang bisa dipakai:
- Flicks
- Spraypaints
- Industrial → Rusted Decay
Brush eksternal (opsional):
- Splat Brush Pack
- Graffiti Brush Set
- Ink Splash Brush
Gunakan opacity rendah (30–70%) agar layering lebih natural.
Langkah 4: Membuat Percikan Splat Utama
- Buat layer baru
- Pilih warna pertama
- Tap ringan di beberapa area canvas
- Jangan terlalu simetris
Prinsip utama:
Lebih baik kurang dulu, nanti bisa ditambah
Langkah 5: Teknik Layering yang Benar
Layering adalah kunci splat art digital agar tidak terlihat "flat".
Susunan layer yang disarankan:
- Background (warna polos / tekstur ringan)
- Splat besar (opacity rendah)
- Splat sedang (opacity medium)
- Splat kecil (detail)
Gunakan Blending Mode:
- Overlay
- Add
- Multiply
- Soft Light
Eksperimen sampai dapat efek yang diinginkan.
Langkah 6: Menambahkan Elemen Tambahan (Opsional)
Agar artwork lebih menarik, kamu bisa menambahkan:
- Karakter ilustrasi
- Tipografi graffiti
- Shape abstrak
- Textur kertas / grunge
Pastikan splat tidak mengganggu fokus utama.
Langkah 7: Finishing & Color Adjustment
Masuk ke menu Adjustments:
- Hue / Saturation
- Color Balance
- Gaussian Blur (sedikit saja)
Tujuan:
- Warna lebih menyatu
- Tidak terlalu "tajam"
- Terlihat profesional
Kesalahan Umum Pemula di Procreate
❌ Terlalu banyak brush dalam satu layer
❌ Warna bertabrakan tanpa konsep
❌ Semua splat opacity 100%
❌ Tidak menggunakan layering
Splat art tetap butuh kontrol, meskipun terlihat bebas.
Tips Agar Splat Art Terlihat Profesional
✔ Gunakan referensi street art asli
✔ Simpan brush favorit
✔ Jangan takut undo & eksperimen
✔ Latihan dengan warna terbatas
✔ Buat preset canvas sendiri
Kesimpulan
Membuat splat art digital di Procreate tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan pemahaman dasar brush, layering, dan warna, kamu sudah bisa menghasilkan karya splat art yang keren, ekspresif, dan layak dipublikasikan.
Yang terpenting, nikmati prosesnya—karena splat art adalah tentang kebebasan dan ekspresi diri.
Post a Comment for "Tutorial Lengkap Membuat Splat Art Digital Menggunakan Procreate "